Blame It On The Moon

July 31, 2008

Gonna blame it on the moon,
Didn’t want to fall in love again so soon.

I was fine, feeling strong,
Didn’t want to fall in love with anyone.

Now that it’s gone too far to call for a halt,
I’ll blame it on the moon
‘Cause it’s not my fault;
I didn’t think that this would happen so soon
So I’ll blame it on the moon.

I was happy to be free
Didn’t think I’d give myself so easily.

Guilty feelings in the night
As I wonder is it wrong to feel so right.

Now that it’s gone too far to call for a halt,
I’ll blame it on the moon
‘Cause it’s not my fault;
I didn’t think that this would happen so soon
So I’ll blame it on the moon.

Gonna blame it on the moon,
Didn’t want to fall in love again so soon.

I was fine, feeling strong,
Didn’t want to fall in love with anyone.

Now that it’s gone too far to call for a halt,
I’ll blame it on the moon
‘Cause it’s not my fault;
I didn’t think that this would happen so soon
So I’ll blame it on the moon

>mewakili rasa-ku.. di-senandung-kan mbak Katie Melua<

saved by the bell

July 29, 2008

waktu kuliah, acara “jalan-jalan”-ku banyak sekali. mulai dari yang namanya kuliah lapangan, praktek lapangan, sampai praktek umum. waktunya pun cukup panjang. bisa seminggu, bahkan ada yang satu bulan penuh. ini belum termasuk yang hanya sekadar 1 – 2 hari saja. menyenangkan. tapi capek juga.

dan kadang bosen juga. ber-lama-lama jauh dari keramaian. kami sering nyanyi-nyanyi bersama untuk mengusir sepi. melewatkan malam. ditemani gelap malam. kerlip bintang. dan redup-nya bulan. beberapa botol minuman melengkapi sebagai pengusir dingin. (cuman beberapa kok..:)) kalo pas rame alat musik-nya lengkap. ada gitar. kadang lebih dari satu. galon aqua. botol yang tlah kosong. seseorang acap kali mendikte-kan lyric-nya untuk memandu. mengingatkan pada pak pendeta ketika memimpin lagu..

*

saking asik-nya, pagi pun mengintip. kami khawatir kesiangan. terlambat. tiba-tiba seseorang dari kami mengambil palu dan sepotong besi yang biasa dipergunakan petugas untuk menandai dimulainya acara. dan menyembunyikan-nya di suatu tempat. kami lega. kembali ke kamar masing-masing. dan tidur dengan damai-nya.

**

masih pagi. aku dikejutkan bunyi gong yang bertalu. rupanya acara tetap dimulai hari itu. tepat waktu.

lihat kebun-ku !

July 26, 2008

di belakang rumah, aku punya sepetak tanah. sengaja kubiarkan rerumputan tumbuh di sana. setiap orang selalu menyuruh membersihkan petak itu. tapi aku abaikan. aku biarkan setiap jenis tumbuh bersaing satu sama lain. dan mungkin juga sebenernya saling bantu-membantu. beberapa bulan kemudian.. mereka berbunga. indah. ada yang putih. kuning. ungu. ada ilalang yang menyembul. indah sekali.

saat ini, petak itu menjadi tempat terindahku. tak peduli siang. tak peduli malam. pagi maupun sore. petang, pun dini hari. bahkan ketika udara tiba-tiba sangat dingin tak menentu akhir-akhir ini, aku enjoy sekali nongkrong di tempat itu. sambil baca buku. sambil merokok. atau sekedar duduk memandang rerumputan. menikmati keseimbangan. mengarungi kedamaian. jiwa raga. mind soul heart body..

*

malam itu. tepat tengah malam. ketika semua terlelap. sunyi. senyap. dingin. aku duduk kembali di tempat itu. malam itu gelap. aku nyalakan sebatang rokok. memandang bintang yang berkerlap-kerlip indah. aku mengusap rambutku. menata helai-helai-nya yang terasa risih di telinga. tiba-tiba seseorang datang ke dalam angan-ku..

and my mind said: “kamu jahat, tjinta !!”

“aku kangen, sayang..” my heart said.

some-one touched and hold my body..

aku terkesiap. dada-ku berguncang. mata ini awas mencari. kanan kiri. muka belakang. tak ada siapa-siapa.. nobody was here !!

aku memandang ke atas.. bintang itu masih berkerlip. sungguh indah. hangat terasa. aku tersenyum.

“semoga kebaikan selalu beserta kita..” :)

white water

July 25, 2008

hampir satu bulan ini, seorang bule amrik nongkrong di kantor-ku. dia sedang sekolah di salah satu universitas di jogja. sambil sekolah, dia juga pengin membantu apa pun di tempat kerja-ku. membantu ? apa aja ? wong dia bahasa indonesia aja masih gelagapan..

*

suatu hari, office boy kami bertanya..

OB: “mau minum apa ?”

bule: “airrr.. “

OB: “air putih ? … white water ?! “

bule: *binun mode* with laughing at back sound..

**

ber-hari-hari yang lalu dia menghilang.

me: “where have you been ?”

bule: “liburr..”

me: “ke mana ?”

bule: “menyelam..”

:) ) wahh.. udah pinter dia :)

Protected: putri

July 24, 2008

This post is password protected. To view it please enter your password below:


bridge under railway

July 22, 2008

)

bridge under railway

Jembatan antik ini menghubungkan Ciamis dan Tasikmalaya di Jawa Barat. Lewatnya harus satu-satu dengan para pengatur di tiap ujungnya. Tanpa kecuali, baik itu mobil, sepeda, maupun sepeda motor, harus memberikan sejumlah uang untuk bisa melintas. Di atas jembatan ini adalah rel kereta api. ohh.. :)