Garut

July 12, 2008

tiba-tiba ada temen yang nyeletuk..

“kalo mau ke Kampung Sampireun belok ke kanan..”

“ohh..” batin-ku dalam hati.

“memang ada apa di sana ?!” tanya-ku seolah tak tau-menahu.

“wahh.. di sana tempat yang asik untuk bulan madu. para artis sering ke sana. sering juga di-pake shooting..”

“memang asyik-nya seperti apa ??”

“… tempat-nya indah.. segar.. nyaman.. sepii.. dan kalo mau menuju kamar aja pake di-antar dengan perahu..”

“truss.. tiap kamar dipisah air dong.. memang dibangun di atas danau atau sungai ??”

“kayaknya danau dech.. danau bikinan mungkin..”

“jadi kalo cewek-nya ndak mau gak bisa pergi ke mana-mana ya..” celetuk salah seorang teman di belakang.

“ha.. ha.. ha..”

seisi mobil tertawa. hanya aku yang tersenyum. sindrom can’t take my eyes of you-ku kambuh. menghadirkan lamunan. sebuah ajakan mengarungi tempat indah itu membisik di jiwa-ku.

tiba-tiba aku ingin segera tertidur. dan bermimpi..

“nha.. kalo yang ke kanan ini Mulih Ka Desa.. bisa menikmati hidup kayak orang desa.. makan di sawah pake daun pisang..”

kali ini tak ada yang menanggapi. dan aku pun masih tetap ingin tiba-tiba tertidur. dan bermimpi..

Leave a Reply