Lost in Bali
March 4, 2009
ke mana pun aku pergi, aku hanya bisa tercenung. melintasi jalan demi jalan. tempat demi tempat. aku merasakan kehadiran-nya. senyum-nya. ujar-nya ketika dia menunjukkan sesuatu. atau tempat yg kerap dia ceritakan. I could feel her addicted fragrance.
aku bisa menahan diri. kali ini. tak sekali pun aku memberitahumu. tentang kehadiranku di pulau-mu yang indah ini. walau beribu kali keinginan itu hadir. to contact u. to come in ur home. to see u. to meet u. to feel u. I could control my eager desires.
aku sibuk-kan diri dengan kerja. that why I was in ur island. jalan-jalan sama teman-teman lain. foto-foto. cari oleh-oleh. meski hanya beberapa yang akhirnya aku beli.
but.. finally I regretted when I was back in Jogja.
dasarrr sumanto..
September 18, 2008
masih tentang sang penjaga malem.
acapkali ada aja yang nginep di kantor. sarapan-nya seringkali minta tolong sama bapak satu ini. tapi selalu aja muncul berbagai miss-understanding dan kekeliruan. contoh-nya yang satu ini:
“pak, nyuwun tulung tumbas-ne skull gudeg.. mboten ngangge sambel..”
–jawa: pak, minta tolong belikan nasi gudeg.. tak pake sambal..–
*
a while later..
“pak, kok niki ngangge sambel !?”
–jawa: pak, kok ini pake sambal !?
“.. anuu.. menawi gudeg niku khan eco-ne ngangge sambel..”
–jawa: anuu.. kalo gudeg itu khan enak-nya pake sambel..
)
sumanto
September 17, 2008
masih inget sama sumanto !?
yups.. si pemakan bangkai manusia itu. sekarang dia kerja di tempat-ku lho..
) –bcanda, tjinta ! just kidding–
abiz nama-na memang sama sich, sumanto. biasa dipanggil pak man. tapi anak-anak lebih suka manggil pi men. beliau penjaga malam kami, sekaligus tukang bersih-bersih sebelum jam kantor mulai.
*
bukan sumanto nama-nya kalo ndak unik dan menarik orang-nya. udah dikasih libur semalam selama satu minggu. datang-nya pun hampir pasti di atas jam 10 malem. eee.. masih aja dia acap bolos.
“kok wingi mboten dugi, pak !?” –jawa: kok kemarin ndak dateng, pak !?–
“.. wonten sripah he mas..: –jawa: ada yang meninggal, mas–
**
lama-kelama-an kami heran. ber-kali-kali alasan itu yang di-pake. amat sangat sering. terus menerus dipake alesan yang memang manjur tak terbantahkan itu.
suatu malam, ia pake alasan itu lagi. dan ini-lah response salah seorang temen-ku:
“napa dereng thelas tangga-ne, pak !?” –jawa: apa tetangga-nya belum habis, pak !?–
)
-to be continued-
my new lappy
September 16, 2008
aku kontak beberapa notebook center, dan juga dealer-.
“kosong, mas..” | “wahh.. itu barang baru.. belum ada di jogja..” | ”masih coming soon, mas..”
*
aku sudah jatoh cinta in first sight. ketika pertama memelotin dirinya. ngeliatin spec-na.
layar 13 inchi, ukuran layar terbaru yang memberi penyelesaian bagi manusia-manusia bingung: 12 kekecilan, 14 kegedean. HD 320 GB, pas dengan kebutuhan-ku akan storage bwat nyimpen film. dua hal itu-lah yang menarik minat-ku. selain harga dan tampilan fisik (jawa: bleger).
hal-hal yang lain standar teknologi jaman sekarang. crystal-brite. blue-tooth. wireless. web cam. DVD room. processor intel centrino duo dan RAM 2 (bisa di-tambah jadi 4). dlsb.
dua hal yang berlebihan bagi-ku adalah fingerprint dan remote control untuk quickplay/multimedia. selain itu ada bonus kacamata dan akik..
)
kenitu
August 23, 2008

Kenitu ato Apel Jawa ato Sawo Bludru
ketika pak harto mengunjungi desa itu, ia berkata pada seorang petani:
“tolong ambil-ken itu !!”
dan petani itu pun mengambil-nya. memberikan pada orang tua nomor satu di indonesia, ketika itu.
“apa nama buah ini !?”
tak seorang pun menjawab. namun sejak itu, buah itu diberi nama “kenitu”.
)
*
aku di-suguh-i buah itu ketika berkunjung ke mojokerto – jawa timur.
white water
July 25, 2008
hampir satu bulan ini, seorang bule amrik nongkrong di kantor-ku. dia sedang sekolah di salah satu universitas di jogja. sambil sekolah, dia juga pengin membantu apa pun di tempat kerja-ku. membantu ? apa aja ? wong dia bahasa indonesia aja masih gelagapan..
*
suatu hari, office boy kami bertanya..
OB: “mau minum apa ?”
bule: “airrr.. “
OB: “air putih ? … white water ?! “
bule: *binun mode* with laughing at back sound..
**
ber-hari-hari yang lalu dia menghilang.
me: “where have you been ?”
bule: “liburr..”
me: “ke mana ?”
bule: “menyelam..”
) wahh.. udah pinter dia
