bunga-ku berbunga

September 3, 2008

cipatujah

September 2, 2008

3rd appearance

3rd appearance

aku minum teh. ada yang pesen kopi. ada yang ikutan minum teh. aku menghabiskan dua ketimun segar. seger sekali di terik pantai siang itu.

ibuk itu bercerita tentang suami-nya. tentang ibuk-nya. ke-dua-nya harus direlakan. ketika tsunami enam meter menerjang. ada sembilan yang meninggal ketika itu. di tempat itu. pantai cipatujah.

*

entah bagaimana asal muasal-nya. aku bilang ingin sekali ikan bakar. dan ibuk itu menawarkan. membakarkan ikan. menggorengnya pula pabila ingin. tapi di rumah. ketika itu memang telah hampir gelap. toko dan warung mulai berkemas.

dan kami pun meluncur. setelah membeli ikan segar secukupnya. mengunjungi rumah si-ibuk. rumah yang dibangun proyek tsunami. sederhana. semi permanen. tembok-nya sepinggang. sisa-nya bambu gedhek. rumah anti gempa.

*

lebih satu jam kami menanti. beruntung kami ditemani anak-nya yang cantik ruar biasa :) . sampe kemudian hidangan itu muncul. ketika lapar sudah menyergap. menaikkan asam di lambung kami. penantian yang tiada sia-sia. ikan bakar yang nikmat. yang digoreng pun lezat. konon sambel-nya juga mak nyoz.

bromo

August 25, 2008

selesai berebut keindahan di tengger, kami meluncur ke bromo. naek land rover. turun. menikmati jagung bakar. menuju padang savana. menuju padang pasir. aku menancapkan kacamata item-ku. meredam debu dan pasir yang beterbangan. debu dan pasir yang aneh. tak  wajar, ia berbalik dari belakang ke depan. menumbuk muka-muka yang lesu dan berminyak. namun ceria.

tiba-tiba beberapa laki-laki mencegat. naik ke atas mobil. dan memberi kami kertas kecil. satu orang satu kertas. semua kertas ada tulisan-nya. yang aku pegang bertulis “bejo”. rupa-nya itu adalah nama kuda. setiap kuda di bromo punya nama. kami naik kuda sesuai nama tersebut. setelah sepakat dengan harga-nya temtu.

*

2nd appearance

2nd appearance

keseimbangan, itu inti naik kuda. badan tak boleh kaku. kaki mantap menjejak. ikuti irama kuda. segera aku temukan keseimbangan itu. irama itu. dan meluncur. meninggalkan debu yang beterbangan. kemudian naik. menuju tangga beton yang konon kata-nya ber-jumlah 250 undakan.

kami harus turun, dari kuda. dan naik, melalui tangga itu. menapak satu per satu. perlahan. tapi aku terlalu tergesa. hanya sekali istirahat. dan memaksa cepat-cepat naik kembali. napas-ku memburu. keringat meleleh. asap belerang menampar-ku. sesak. aku terduduk. bertahan. menahan jiwa yang serasa ingin lepas.

**

tak lama kami di puncak. angin bertiup teramat kencang. dan belerang yang menyengat. jarak pandang ke kawah pun terhalang asap yang tebal. segera kami turun. turun tangga. naik kuda. turun kuda. naik land rover. meluncur. debu beterbangan. menumbuk muka-muka yang semakin lesu. namun gembira.

kenitu

August 23, 2008

Kenitu ato Apel Jawa ato Sawo Bludru

ketika pak harto mengunjungi desa itu, ia berkata pada seorang petani:

“tolong ambil-ken itu !!”

dan petani itu pun mengambil-nya. memberikan pada orang tua nomor satu di indonesia, ketika itu.

“apa nama buah ini !?”

tak seorang pun menjawab. namun sejak itu, buah itu diberi nama “kenitu”. :) )

*

aku di-suguh-i buah itu ketika berkunjung ke mojokerto – jawa timur.

17 Agustus 2008

August 18, 2008

bridge under railway

July 22, 2008

)

bridge under railway

Jembatan antik ini menghubungkan Ciamis dan Tasikmalaya di Jawa Barat. Lewatnya harus satu-satu dengan para pengatur di tiap ujungnya. Tanpa kecuali, baik itu mobil, sepeda, maupun sepeda motor, harus memberikan sejumlah uang untuk bisa melintas. Di atas jembatan ini adalah rel kereta api. ohh.. :)