November Rain

November 7, 2008

When I look into your eyes

I can see a love restrained
But darlin’ when I hold you
Don’t you know I feel the same
‘Cause nothin’ lasts forever
And we both know hearts can change
And it’s hard to hold a candle
In the cold November rain
We’ve been through this such a long long time
Just tryin’ to kill the pain
But lovers always come and lovers always go
An no one’s really sure who’s lettin’ go today
Walking away
If we could take the time to lay it on the line
I could rest my head
Just knowin’ that you were mine
All mine
So if you want to love me
then darlin’ don’t refrain
Or I’ll just end up walkin’
In the cold November rain

Do you need some time…on your own
Do you need some time…all alone
Everybody needs some time…on their own
Don’t you know you need some time…all alone
I know it’s hard to keep an open heart
When even friends seem out to harm you
But if you could heal a broken heart
Wouldn’t time be out to charm you

Sometimes I need some time…on my
own Sometimes I need some time…all alone
Everybody needs some time…on their own
Don’t you know you need some time…all alone

And when your fears subside
And shadows still remain, ohhh yeahhh
I know that you can love me
When there’s no one left to blame
So never mind the darkness
We still can find a way
‘Cause nothin’ lasts forever
Even cold November rain

Don’t ya think that you need somebody
Don’t ya think that you need someone
Everybody needs somebody
You’re not the only one
You’re not the only one

ex-trackers

October 15, 2008

hujan mulai turun. semalem malam kedua. udah deres. bahkan yg sebelumnya pake halilintar. tapi semalem listrik mati. aku keluar rumah. skalian makan malem. skalian maen ke temen. yg buka angkringan. pake hotspot. tapi aku ndak bawa laptop.

*

baru mencari-cari meja. seorang temen menghadangku. gendut berkacamata. menjabat tanganku. “pernah ketemu dimana ya ?”. lalu kami saling menyebut nama. aku menyebut namanya. dia menyebut namaku. waktu mahasiswa kami sesama pecinta alam. beda organisasi. tapi sempet kerja bareng pas gladian nasional. sempet pula terlibat dalam irisan yang bersinggungan ketika bekerja. dia mempromosikan tungku hemat energi. aku bekerja di wilayah yang sama. tapi sekarang dia pensiun. “sekarang tungku dah ndak laku..”. dia berdagang alat-alat tracking sekarang. tepat di belakang angkringan hotspot.

**

ketika dah di meja. susu jahe barusan aja terhidang. tiga orang menghampiri. kakak angkatan. bersama istri dan anaknya. dandanan tak brubah. jeans. sepatu tracking. flanel. dan aneka asesoris khas pecinta alam. meski yang dipake tak selusuh dan murahan seperti dulu. begitu pula sang istri. nyaris tak berubah. bahkan sang bocah pun mulai berdandan ala axl rose.

mereka lebih banyak cerita kelahiran sang bocah. prematur. ketika sang suami tengah di luar kota. sang istri membengkak kaki-nya. tekanan darah tinggi. pre-eclampsia. keracunan kehamilan. akhirnya caesar. menyedihkan, katanya, ketika itu. menyaksikan sang bayi pake slang. kondisi-nya amat sangat tak stabil. baru dibilang besok boleh dibawa pulang. eee.. malah drop lagi besok-nya. pas boleh dibawa, mereka gantian bilang: “.. mbesok aja dech, dok !”.

cempluk

October 9, 2008

liburan ini aku di ibuk. beberapa hari. setiap hari aku selalu dikunjungi. setiap pagi. seorang perempuan. ia berdiri di muka rumah. tersenyum ramah. terus berdiri. sampe ibuk memberikan sesuatu. tas plastik. makanan hari ini. senyumnya melebar.

rumahnya di ujung jalan. pinggir desa. sebuah rumah. rumah kecil. rumah tua. hidup sendiri. seorang diri. sebatang kara. tanpa teman. tanpa sodara. sodari. maupun handai tolan.

dia tak waras. katanya. gosipnya, kehilangan cinta. ohh.. tjinta !! setega itu-kah cinta melukai. sekejam itu-kah cinta. di depan rumah-ku. setiap hari. esok pagi dia pasti datang lagi. mengingatkan. mungkin untuk itu-lah dirinya ada. mengingatkan aku. setiap orang di desa-ku. bahwa cinta itu kejam. menyakitkan. tak kenal ampun. maka, berhati-hati-lah !!

Laskar Pelangi

September 26, 2008

[intro] A D A D
A        D
mimpi adalah kunci
C#m      D         E
untuk kita menaklukkan dunia
C#m        D
pahamilah tanpa lelah
C#m          D    E
sampai engkau meraihnya
A          D
laskar pelangi
C#m       D  E
takkan terikat waktu
F#m               C#m
bebaskan mimpimu di angkasa
D                 E
raih bintang di jiwa
[chorus]
A               D
menarilah dan terus tertawa
A                 D
walau dunia tak seindah surga
F#m      D        A       E
bersyukurlah pada Yang kuasa
F#m     D         Bm
cinta kita di dunia
E       A
selamanya
[interlude] A D 2x
A         D
cinta kepada hidup
A         D
memberikan senyuman abadi
Bm               C#m
walau hidup kadang tak adil
D                E
tapi cinta lengkapi kita
Bm    C#m
lalalalaaaaa
D       E
haaa ha haaaaa
Bm         C#m
laskar pelangi
D           E
takkan terikat waktu
Bm            C#m
jangan berhenti mewarnai
D               E
jutaan mimpi di bumi
[chorus]
A               D
menarilah dan terus tertawa
A                 D
walau dunia tak seindah surga
F#m      D        A       E
bersyukurlah pada Yang kuasa
F#m     D         E
cinta kita di dunia
A          D
laskar pelangi
A           D E A
takkan terikat waktu

dasarrr sumanto..

September 18, 2008

masih tentang sang penjaga malem.

acapkali ada aja yang nginep di kantor. sarapan-nya seringkali minta tolong sama bapak satu ini. tapi selalu aja muncul berbagai miss-understanding dan kekeliruan. contoh-nya yang satu ini:

“pak, nyuwun tulung tumbas-ne skull gudeg.. mboten ngangge sambel..”

–jawa: pak, minta tolong belikan nasi gudeg.. tak pake sambal..–

*

a while later..

“pak, kok niki ngangge sambel !?”

–jawa: pak, kok ini pake sambal !?

“.. anuu.. menawi gudeg niku khan eco-ne ngangge sambel..”

–jawa: anuu.. kalo gudeg itu khan enak-nya pake sambel..

:) )

sumanto

September 17, 2008

masih inget sama sumanto !?

yups.. si pemakan bangkai manusia itu. sekarang dia kerja di tempat-ku lho.. :) ) –bcanda, tjinta ! just kidding

abiz nama-na memang sama sich, sumanto. biasa dipanggil pak man. tapi anak-anak lebih suka manggil pi men. beliau penjaga malam kami, sekaligus tukang bersih-bersih sebelum jam kantor mulai.

*

bukan sumanto nama-nya kalo ndak unik dan menarik orang-nya. udah dikasih libur semalam selama satu minggu. datang-nya pun hampir pasti di atas jam 10 malem. eee.. masih aja dia acap bolos.

kok wingi mboten dugi, pak !?” –jawa: kok kemarin ndak dateng, pak !?–

“.. wonten sripah he mas..: –jawa: ada yang meninggal, mas–

**

lama-kelama-an kami heran. ber-kali-kali alasan itu yang di-pake. amat sangat sering. terus menerus dipake alesan yang memang manjur tak terbantahkan itu.

suatu malam, ia pake alasan itu lagi. dan ini-lah response salah seorang temen-ku:

napa dereng thelas tangga-ne, pak !?” –jawa: apa tetangga-nya belum habis, pak !?– :) )

-to be continued-